Industri pangan dan minuman terus bergerak ke arah yang lebih fungsional. Konsumen kini tidak hanya mencari produk yang enak, tetapi juga memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan, kebugaran, hingga penampilan.
Mulai dari minuman collagen, high fiber drink, protein beverage, hingga produk berbasis gut health, tren functional food diprediksi akan terus berkembang pesat di 2026. Bahkan, banyak brand F&B mulai berlomba menghadirkan inovasi produk dengan kandungan bahan aktif yang memiliki nilai tambah bagi konsumen.
Jika Anda sedang mencari inspirasi untuk pengembangan produk baru, berikut 10 bahan aktif pangan fungsional yang diprediksi akan trending di 2026.
1. Collagen
Collagen masih menjadi salah satu bahan aktif paling populer di kategori beauty dan healthy ageing. Tidak hanya identik dengan skincare, kini collagen semakin banyak digunakan pada minuman serbuk, ready-to-drink beverage, hingga protein drink.
Konsumen menyukai collagen karena dikaitkan dengan:
kesehatan kulit
elastisitas kulit
kesehatan sendi
healthy ageing support
Produk collagen juga semakin berkembang dengan kombinasi vitamin C, hyaluronic acid, dan biotin untuk meningkatkan value produk di pasaran.
2. Apple Cider Vinegar (ACV)
Apple cider vinegar atau cuka apel menjadi semakin populer berkat meningkatnya awareness masyarakat terhadap kesehatan metabolik dan pola hidup seimbang.
Kini ACV tidak hanya hadir dalam bentuk cair, tetapi juga:
powder drink
gummy
effervescent drink
functional tea
fiber beverage
Banyak brand mulai mengombinasikan ACV dengan madu, lemon, jahe, dan fiber untuk menciptakan minuman fungsional yang lebih praktis dan modern.
3. Probiotics
Tren gut health diprediksi masih menjadi salah satu market terbesar di industri pangan fungsional 2026.
Probiotik dikenal sebagai bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Saat ini, ingredient probiotics banyak digunakan pada:
yogurt drink
fermented beverage
powdered drink
functional snack
dietary supplement
Semakin banyak konsumen yang sadar bahwa kesehatan pencernaan memiliki kaitan erat dengan daya tahan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.
4. Prebiotic Fiber
Tidak hanya probiotics, prebiotic fiber juga menjadi ingredient yang sangat diminati.
Bahan seperti:
inulin
resistant dextrin
FOS
GOS
semakin banyak digunakan dalam produk high fiber drink dan healthy beverage karena membantu mendukung kesehatan pencernaan sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Kategori fiber drink sendiri diprediksi terus berkembang seiring meningkatnya gaya hidup sehat di kalangan konsumen muda.
5. Electrolytes
Minuman electrolyte kini tidak lagi identik dengan produk olahraga profesional. Tren active lifestyle membuat produk electrolyte semakin luas digunakan oleh:
komunitas olahraga
gym enthusiast
komunitas padel
pekerja aktif
konsumen lifestyle wellness
Kini banyak brand mengembangkan minuman electrolyte dengan tambahan:
collagen
vitamin
coconut water powder
mineral blend
untuk menciptakan multi-functional beverage yang lebih menarik di pasaran.
6. Plant-Based Protein
Protein berbasis nabati terus mengalami pertumbuhan signifikan di pasar global.
Ingredient seperti:
pea protein
soy protein
oat protein
rice protein
semakin banyak digunakan pada:
protein shake
meal replacement
healthy snack
functional beverage
Selain karena tren vegan dan plant-based lifestyle, konsumen juga mulai mencari sumber protein alternatif yang lebih sustainable.
7. Adaptogens
Adaptogen menjadi salah satu kategori ingredient yang mulai banyak dilirik di industri wellness.
Bahan seperti:
ashwagandha
ginseng
reishi mushroom
maca
dikenal memiliki positioning untuk membantu tubuh beradaptasi terhadap stres dan mendukung keseimbangan tubuh.
Adaptogen kini mulai digunakan dalam:
wellness drink
herbal beverage
powdered latte
relaxation drink
8. Mushroom Extract
Functional mushroom diprediksi menjadi salah satu tren besar di industri functional beverage.
Beberapa jenis mushroom yang populer antara lain:
lion’s mane
reishi
cordyceps
Ingredient ini banyak digunakan dalam produk:
coffee blend
wellness beverage
nootropic drink
energy drink modern
karena memiliki positioning yang berkaitan dengan fokus, stamina, dan wellness lifestyle.
9. Nootropics
Konsumen modern kini mulai mencari produk yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga fokus dan produktivitas.
Karena itu, kategori nootropics semakin berkembang di 2026.
Ingredient yang populer di kategori ini antara lain:
L-theanine
caffeine blend
ginkgo biloba
lion’s mane
choline
Biasanya digunakan pada:
focus drink
productivity beverage
modern energy drink
wellness coffee
10. Natural Antioxidants
Ingredient kaya antioksidan tetap menjadi favorit di industri functional food.
Bahan seperti:
matcha
berry extract
green tea extract
curcumin
beetroot
banyak digunakan dalam produk dengan positioning:
beauty
immunity
healthy ageing
wellness lifestyle
Selain memberikan manfaat fungsional, ingredient ini juga memiliki nilai jual visual dan marketing yang kuat.
Tren Functional Food 2026 Semakin Berkembang
Perubahan gaya hidup masyarakat membuat permintaan terhadap produk pangan fungsional terus meningkat. Konsumen kini semakin tertarik pada produk yang menawarkan manfaat tambahan di luar nutrisi dasar.
Hal ini membuka peluang besar bagi brand F&B untuk menghadirkan inovasi produk baru yang lebih relevan dengan kebutuhan market saat ini.
Mulai dari collagen drink, fiber beverage, electrolyte drink, hingga wellness powder, kategori functional food diprediksi akan terus menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan paling menarik di 2026.
Kembangkan Produk Functional Food Anda Bersama Nutrafood
Ingin menciptakan produk pangan fungsional atau minuman kesehatan dengan ingredient yang sedang trending di pasaran?
Nutrafood siap membantu pengembangan produk Anda mulai dari:
konsultasi konsep produk
formulasi
sampling
produksi maklon
hingga pengemasan produk
Mulai konsultasikan ide produk Anda sekarang dan ciptakan inovasi functional food yang sesuai dengan tren market 2026.